Antonio Conte Pengkritik Budaya Kebencian terhadap Pendukung di Italia


0

Pelatih Inter Milan Antonio Conte telah menyatakan keprihatinannya atas budaya kebencian antara pendukung di Italia. Budaya kebencian di Italia memang salah satu yang terburuk sehingga rasisme berkembang di sana.

Salah satu pemain yang sering menjadi sasaran para pendukung kebencian adalah pasukan Antonio Conte, Romelu Lukaku. Belgia baru-baru ini menerima ejekan rasis dari pendukung ketika membela timnya di Serie A. Bahkan perilaku rasis menyebar ke ruang pandit sepak bola Italia ketika pandit TopCalcio24 Luciano Passirani juga memberikan penghinaan yang mirip dengan Lukaku.

Baca Juga: Ketika Legenda Inter Ini Mengenang Derby Milan di Saatnya

Maraknya budaya rasisme di sepakbola Italia membuat Antonio Conte melemparkan kritik keras.

"Saya kembali (ke Italia) setelah tiga tahun dan menemukan segalanya lebih buruk. Banyak kebencian, kebencian. Hanya untuk menghina dan menyebabkan kebencian. Ini sangat buruk. Itu di Italia dan semakin buruk," Kata Conte.

"Saya beruntung memiliki pengalaman di Inggris, di mana mereka melemparkan pendukung (rasis) ke penjara. Mereka tidak dapat datang ke stadion lagi."

Antonio Conte juga mengkritik media yang dia anggap benar-benar memperburuk situasi masalah ini dengan memicu persaingan antar tim. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan AC Milan, yang sekarang didakwa dengan Derby Against Racism, Antonio Conte menganggap rasisme di Italia semakin buruk.

"Saya menemukan Italia semakin memburuk dan kita semua bersalah. Termasuk Anda (media) yang duduk di sana. Kami tidak dikecualikan. Sangat mudah untuk membuat artikel setelah sesuatu terjadi dan menempatkan diri Anda dengan alasan."

"Artikel-artikel itu menumbuhkan kurangnya rasa hormat. Kita semua harus memeriksa hati nurani kita. Saya ulangi: Saya telah absen selama tiga tahun, saya menemukan sesuatu yang lebih buruk."

"Saya pikir itu adalah anti-pendidikan untuk generasi yang akan datang karena mereka dilahirkan di depan keyboard yang bertuliskan kebencian dan kekerasan. Solusinya adalah mengirim pesan positif. Jangan membangkitkan kekerasan dan menekankan persaingan."

"Saya pikir komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam masalah ini. Pembaca dapat membaca kebencian atau hal-hal positif dan dapat melanjutkan perasaan tertentu."


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format